KAJARI PADANG MEMBERIKAN BIMTEK MASALAH HUKUM DALAM PENGADAAN BARANG/JASA DI UNP

Kamis tanggal 27 Februari 2020 bertempat di ruang Sidang Senat Universitas Negeri Padang (UNP) Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Bapak Ranu Subroto, S.H., M.Hum. memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek)Masalah Hukum Pada Pengadaan Barang dan Jasa kepada Dekan, Pembantu Dekan, Pejabat Pengelola Barang, Pejabat Pengelola Keuangan, turut  dihadiri oleh Rektor UNP Prof. Ganefri, PH.D.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sambutan dari Rektor UNP yang mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran Kajari Padang di UNP untuk memberikan pengarahan terkait Upaya Pencegahan Permasaalahan Hukum Dalam Pengadaan Barang dan Jasa, dalam sambutannya Rektor UNP juga menyampaikan bahwa acara Bimtek ini sangat penting untuk menjelaskan dan membina sivitas akademika Universitas Negeri Padang dalam hal pengadaan barang dan jasa di UNP. Rektor UNP juga menjelaskan bahwa di UNP memiliki Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebanyak 15 orang, yang terdiri dari Wakil Rektor 3, Ketua Lembaga, Direktur Pasca Sarjana, Para Dekan, Kepala Biro Umum, , Kepala Biro Keuangan dan Kabag BMN.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kajari Padang. Materi yang disampaikan yang pertama oleh Kajari Padang tentang pentingnya bahagia dalam hidup, jangan terlalu sibuk mencari yang sempurna, jika yang sederhana mampu membuat bahagia. Bahagia tidak datang begitu saja, harus dicari. Kajari Padang juga mengutip kata bijak dari Abraham Lincoln “Manusia merasa bahagia jika mereka berkeinginan untuk bahagia”.

Selanjutnya Kajari Padang menyampaikan materi selanjutnya mengenai Usaha Pencegahan Permasalahan Hukum Dalam Pengadaan Barang dan Jasa. Dalam materinya Kajari Padang menyampaikan bahwa Negara kita Indonesia adalah negara yang kaya, baik itu kekayaan alam, objek wisata dll. Tapi semua itu akan rusak jika kita tidak mengelolanya dengan baik, salah satunya korupsi. Karena korupsi semua itu akan rusak.

Pada kesempatan ini Kajari Padang juga menyampaikan terkait Pengawalan, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerag(TP4D) yang telah dihapus, tetapi Kejaksaan RI  masih mempunyai fungsi dalam hal tersebut, karena itu melekat dengan tugas Kejaksaan RI, salah satunya tugas dari Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yang dapat memeberikan pendampingan hukum atau berupa Legal Opinion ( LO).

Dalam penyampaian materinya Kajari Padang juga menyampaikan bahwa Penegakan Hukum Bukan sebuah Industri yang dapat di penjual belikan, korupsi dapat terjadi karena ada niat dan kesempatan, jadi harus berhati-hati, seperti di awal yang telah disampaikan, untuk apa bermewah-mewah tapi tidak bahagia.

Selanjutnya Kajari Padang berpesan untuk hati-hati dalam kegiatan Pengadaan Barang Dan Jasa, pilihlah pemenang dengan baik, perhatikan track record si penyedia barang/ jasa. Jangan bermain-main dengan hukum, karena akibatnya akan menjauhkan kita dari bahagia dalam hidup.

Adapun acara berjalan dengan khidmat dan penuh respon yang baik dari peserta Bimtek. Acara ditutup dengan foto bersama.

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "KAJARI PADANG MEMBERIKAN BIMTEK MASALAH HUKUM DALAM PENGADAAN BARANG/JASA DI UNP"