KAJARI PADANG TETAPKAN TERSANGKA KASUS KORUPSI DANA KJKS BMT PEGAMBIRAN

Pada hari Kamis, 04 Maret 2021 sekira pukul 10.30 Penyidik Pada Kejaksaan Negeri Padang telah menetapkan sdri. DSD selaku Manajer KJKS Pagambiran dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Koperasi Jasa Keuangan Syari’ah (KJKS) BMT Pegambiran Ampalu Nan XX Kota Padang sebagaimana di atur dalam Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Pasal 9  jo Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana di ubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

DSD ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini setelah Tim Penyidik memperoleh dua alat bukti yang sah. 

Adapun jumlah kerugian keuangan Negara diperkirakan mencapai Rp 900 juta, namun jumlah pastinya akan disampaikan pada surat dakwaan nantinya. 

Setelah tersangka DSD diperiksa sebabagai Tersangka, selanjunya Penyidik melakukan penahanan selama 20 (dua puluh) hari. Proses penahanan didahului dengan pemeriksaan kesehatan dan tes Rapid Antigen oleh Dokter. Setelah tersangka dinyatakan sehat dan hasil Rapid Antigen Negatif Covid-19, selanjutnya tersangka dititipkan oleh Penyidik ke Rutan Anak Air untuk menjalani penahanan tingkat Penyidikan. Penahanan dilakukan dengan alasan dikhawatirkan tersangka akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

Tim Penyidik akan segera merampungkan penyidikan kasus ini dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus ini. 

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "KAJARI PADANG TETAPKAN TERSANGKA KASUS KORUPSI DANA KJKS BMT PEGAMBIRAN"