Kejaksaan Negeri Padang

Senin 06 Februari 2023 pukul 08.30 wib, bertempat di aula Kantor Kejaksaan Negeri Padang dan diikuti oleh seluruh pegawai dan anggota IAD Kejaksaan Negeri Padang mengikuti kegiatan siraman rohani ceramah agama. Ceramah agama diberikan oleh Ustadz Zul Asri Lubis yang berjudul Sholat sebagai tiang agama penunjuk arah kehidupan. Kegiatan ceramah agama dibuka oleh Kepala Kejaksaan Negeri Padang Mhd. Fatria yang menyampaikan agar seluruh pegawai dapat mendengarkan ceramah dengan baik. Dalam ceramahnya Ustadz Zul Asri Lubis menyampaikan agar menegakkan Sholat, mari perbaiki ibadah sholat kita, sholat yang selama ini dilaksanakan dengan terburu-buru, melalaikan waktu pelaksanaan sholat mari kita perbaiki agar kita dapat merasakan manfaatnya. Shalat adalah tiang agama. Hal ini disebutkan dalam hadist Rasulullah yang diriwayatkan oleh Baihaqi “Shalat itu adalah tiang agama (Islam), maka barangsiapa mendirikannya maka sungguh ia telah mendirikan agama; dan barangsiapa meninggalkannya, maka sungguh ia telah merubuhkan agama”.Shalat menjadi benteng yang menjaga diri kita dari perbuatan keji dan maksiyat. Hal ini disebutkan dalam Al-Ankabut: 45, “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”Shalat sebagai pengingat kita kepada Allah swt, seperti yang dituliskan dalam Surat Ta Ha ayat 14, “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.”Shalat merupakan salah satu sarana yang paling utama dalam hubungan antara manusia dengan Allah SWT. Shalat juga merupakan sarana komunikasi bagi jiwa manusia dengan Allah swt. Shalat juga mempunyai kedudukan yang sangat penting dan mendasar dalam Islam, yang tidak bisa disejajarkan dengan ibadah-ibadah yang lain. Shalat adalah tolok ukur amal, yang berarti bahwa kualitas amal seseorang ditentukan oleh Shalatnya. Hal ini seperti disebutkan dalam hadist Rasulullan yang diriwayatkan Abu Dawud dan Tirdzi, “hal pertama yang akan dihisab kelak di hari pembalasan adalah Shalat. Apabila baik Shalatnya, maka akan baik pula amal-amal lainnya. Dan apabila Shalatnya rusak, maka akan rusak pula amal-amal lainnya,”Selanjutnya Ustadz menyampaikan pesan agar kita Melakukan sholat dengan khusu’ dan menjaga sholat kita.

Tinggalkan Balasan